Wednesday, July 7, 2010

kawasaki ZX-10R akan menjadi senjata baru di superbike di bawah bendera kawasaki.
yang akan di masukan pada semester ke dua tahun ini. ini adalah sosok asli produksi 2011.
dengan tampilan full hitam kawasaki ZX-10R sangat garang dan gagah di tambah tulisan merah khas ninja berbingkai putih

sirkuit milik Suzuki akan menjadi tempat di jajalnya kawasaki ZX-10R. Jika performa motor baru ini seagresif tampilannya, maka tim akan mendapatkan awal kompetisi yang baik.uji coba ini akan berlangsung selama dua hari.

Tuesday, July 6, 2010

Yamaha Mio Berkaki Ekstrem
Modifikasi skutik pakai ban gede sudah biasa. Namun, ukuran velg yang menempel pada Yamaha Mio ini adalah 20 inci dengan lebar 8,5 inci itu mungkin menjadikannya sedikit istimewa. Karet hitam dengan profil tipis merek Nankang 225/30 membalut velg tadi. Nah, sebagai perbandingan, velg dan ban ini biasa dipasang pada SUV Nissan X-Trail atau Honda CR-V.

Keistimewaan lain dari matik milik Nicky Andiono, pemilik bisnis ban dan velg Niki Solo (NS), ini bisa ditengok pada kaki depan. Desain lengan ayun tunggal diaplikasikan agar velg Exe Pegasus model jari-jari bisa masuk dengan penambahan adaptor setebal 10 cm.

Adapun bahan lengan ayun dari pipa tubular berdiameter 4 cm. Pipa ini terhubung dengan komstir sehingga sekilas mirip dengan Vespa, tapi beda pada bagian per. Di situ terpasang peredam kejut variasi berlabel Bigbike dengan tabung.

Untuk kaki-kaki belakang, bagian ini dipasangi undur-undur 25 cm. Terus, sistem suspensi diset di tengah. Prosesnya sampai membobok dek barang di bawah jok.

Dengan ban segede itu dan hanya dipegang sebatang pipa, bagaimana daya tahannya? Bagaimana juga soal handling? Wadow, jangan singgung soal itu. Sudah pasti merepotkan dan berat. Silakan jalankan motor ini di keramaian lalu lintas. Sudah pasti tengan pegal-pegal.

Nicky mengaku, Mio yang sudah dirombak ini hanya untuk dipajang di gerai NS yang di Solo (NS juga ada di Semarang). Kalau begini, klop-lah dengan barang dagangannya.
sumber:otomotif.kompas.com

Modifikasi bergaya low rider bukan lagi sesuatu yang istimewa. Tapi, ada yang menarik dari karya Bambang Winarto, juragan Herry Matic Modification (HMM), ketika membangun Yamaha Mio Sporty 2007 miliknya. Pengalaman sebagai perajin dan pemain mebel Jepara hampir 30 tahun ia praktikkan pada skutik "garpu tala" itu.


Jadi, untuk ornamen atau detail modif, bagian itu diutak-atik oleh Papi—panggilan dekat Bambang—lewat lipatan kertas. "Teknik pakai lipatan kertas biasa saya lakukan kalau mau bikin ornamen di mebel. Lipatan kertas diutak-atik sampai dapat motif sesuai," urai Bambang.

Modal bikin body work pakai kertas diterapkan dengan bahan pelat setebal 1,4 mm. Hal ini terutama untuk bagian depan sehingga tampilannya jadi sedikit kembung dan mirip Maxim Scooter jika dilihat dari depan. Baik lekukan maupun tarikan bodi enggak ada yang tampak dipaksakan.

Sekali lagi simak dari depan. Pelat dibuat seperti anak panah yang menimpa hidung bagian bawah. Bisa juga diibaratkan helm kerajaan yang melindungi hidung. "Ini dibikin terpisah. Semua baut dirancang di dalam, jadi enggak kelihatan," papar Bambang.

Hasil lipatan kertas lainnya tampak pada knalpot. Pasti Anda kira di situ ada dua muffler. Padahal, yang bawah berfungsi sebagai saluran pembuangan hawa panas mesin.
sumber:otomotif.kompas.com